Rabu, 05 April 2017

Awal berkenalan dengan MORINGA atau "KELOR"



Sebelum ke moringa saya ingin menceritakan sedikit pengalaman saya bagaimana saya bisa  mengenal moringa atau kelor...
Awal cerita saya dapat pekerjaan dibidang kesehatan, dan ini dunia baru bagi saya. Saya diterima kerja di gerai sehat, dimana pekerjaannya mengecek kesehatan organ tubuh dengan suatu alat, setelah itu memberikan informasi dan obat apa yang sesuai dengan kondisi tubuh konsumen. Selama dua minggu saya masih merasa ragu bekerja disana karena yang dijual merupakan obat herbal. Dari semua kandungan obat herbal itu saya pernah mendengar dan tahu,namun ada satu bahan yang membuat saya merasa penasaran, yaitu moringa/ kelor (didaerah saya itu panggilannya.). Karena didaerah saya kelor  lebih dikenal sebagai makanan ternak dan mandiin jenasah. Dan diluar negeri tumbuhan ini sudah dikenal sebagai bahan obat yang sangat ampuh dan mereka menyebutnya sebagai the miracle tree. Selain itu saya juga melihat di tv peneliti Indonesia yang sukses mengekspor tumbuhan ini. Dari  situ  keraguan saya mulai menghilang dan harus menyebarkan informasi yang sangat penting itu...ini bisa dilihat yaa videonya

Terimakasih..next post insyaallah all about moringa yesss
#salamsehatIndonesia

Minggu, 12 Februari 2017

Cerita Nyata "the power of SEDEKAH"

Awalnya saya ragu untuk menceritakan kejadian ini karena takut dibilang riya' ,tapi saya lebih merasa bersalah jika tidak saya share. Dan akan menjadi ibadah bersama.  Ok deh langsung saja ya  ceritanya..jika ada kesalahan bertutur mohon maaf yah...
   
     Saat itu (saya lupa tepatnya tanggal berapa pokoknya tahun 2015) saya mengikuti seminar di Masjid Jami' yang diadakan oleh lembaga amil zakat dan alhamdulillah seminarnya gratizzzz tanpa dipungut biaya sepeserpun, padahal pembicaranya lagi naik daun yaitu Bang Ippho Santosa. Bang Ippho Santosa sang motivator muda dan penulis buku 7 Keajaiban Rezeki dengan gaya seorang entrepeneur muda menjelaskan kepada audiens bagaimana merubah nasib dengan mengamalkan 7 kunci sukses ala Bang Ippho salah satu kuncinya "MEMBERI/ SEDEKAH".

      Ditengah menjelaskan the power of giving, Bang Ippho menggiring hati audiens untuk bersedekah melewati Lembaga zakat tersebut salah satunya aku yang tertarik untuk bersedekah di lembaga tersebut, kalau tidak salah sebesar 50 ribu. Tak sampai disitu Bang Ippho seperti membuka mata hati audiens dengan menceritakan kisah-kisah orang sukses yang diawali dengan memberi. Diakhir seminar Bang Ippho mempersilahkan kami lagi untuk memberikan sedekah terbaiknya kalau tidak salah minim 200ribu, dan dimasukkan dikotak amal Masjid. Bagiku uang sebesar itu sulit sekali mengeluarkannya, saya hanya bekerja disebuah perusahaan expedisi yang gajinya hanya cukup untuk membeli bensin dan pulsa. Namun pikirku,ini hanya sekali saja kenapa tidak..akhirnya dengan belajar ikhlas saya beranikan diri ikut sedekah di  Masjid tersebut. Sepulang seminar saya merasa hati dan pikiran yang lebih tenang.

     Setelah beberapa bulan ada seorang teman saya yang mengajak saya untuk bekerja sampingan di salah satu instansi pemerintahan, kurang lebih satu bulan saya bekerja disana. saya kira gaji yang saya terima di instansi tersebut selisihnya hanya sedikit dari gaji yang saya terima di perusahaan saya bekerja. Dan alhamdulillah dengan sangat terkejutnya Allah memberikan rezeki yang tak terduga, selisihnya banyak sekali dari gaji yang saya terima dari perusahaan. Saya memperoleh uang hampir 4juta di instansi tersebut.

     Semenjak saat itu saya yakinkan diri untuk bersedekah di lembaga zakat setiap bulannya.Dan semoga Allah memberikan pekerjaan yang terbaik untukku." Berharaplah hanya kepada Allah"
 

Rabu, 20 April 2016

STILL REMEMBER MY DREAM



Mimpi-mimpi itu masih menggelantung dikepalaku hingga saat  ini. Deretan empat angka itu sangat special dalam hidupku deretan angka itu yaitu tahun 2010. sungguh  tahun yang sangat menyenangkan sekaligus menyedihkan untukku, dua perasaan yang saling bertautan dihatiku. Kumpulan mimpi-mimpi yang aku tulis selama  ini salah satunya akan terwujud dan ini impian pertamaku yang aku tulis dibuku, yaitu dapat belajar di Perguruan Tinggi Negeri. Betapa bahagianya perasaanku ketika aku mengetahui bahwa aku ketrima di universitas itu, seakan impianku selanjutnya datang lebih dekat dipelupuk mataku. Hal itu aku dapatkan dengan sangat susah payah, cobaan apapun sampai cacian yang aku terima dari orang lain aku tak menghiraukannya dan aku bisa membuktikan kepada mereka bahwa aku berhak mendapatkan apa yang menjadi cita-cita terbesarku. Aku bukanlah anak dari orang tua berada dan aku bukan anak yang mendapatkan peringkat teratas namun aku memiliki semangat untuk belajar. Selama ada niat pasti ada jalan, itulah pepatah yang aku pegang dalam hidupku. Semua halangan yang ada untuk bisa masuk kesana alhamdulillah dapat teratasi, namun ada satu hal yang berada diluar kendaliku dan aku mengalah karena Allah pasti memiliki rencana lain. Dan aku harus meninggalkan impian pertamaku. Kini aku kuliah di Universitas swasta dekat rumah namun aku tetap  berusaha yang terbaik untukku.
Seperti balon-balon yang  dilepas dari genggaman tangan dan terbang tinggi. Suatu saat balon yang berisi suratku untukku pasti akan kuterima.  Balon impian, iya ini merupakan pengingat impian-impianku. Lima tahun telah berlalu dan aku mencoba mengikhlaskannya, suratku akan mengantarkanku ke impianku lima tahun mendatang.
Dear my self,
 Hallo vian apa kabar? Bagaimana keadaanmu saat ini?. Aku yakin semua baik-baik saja dan engkau  bisa tersenyum  lebar. Aku  ingin menceritakan kalau Allah saat ini sudah memberikan kesempatan lagi kepadaku. Tahu tidak kalu Komunitas mengajar untuk anak tidak mampu yang kita lakukan dulu kini berubah menjadi yayasan konsultasi pendidikan untuk adik-adik. Ternyata niat baik itu akan membawa kebaikan pula dalam diri sendiri. Selain itu akhirnya impian terbesarku bisa terwujud, kini  aku bisa belajar dengan lingkungan yang sangat menyenangkan, aku berada di negara kincir angin dan aku mendapatkan beasiswa. Aku bisa merasakan dinginnya kulkas alami disini dan belajar  budayanya juga yang sungguh menarik. Turis-turis disini juga sangat tertarik mempelajari budaya-budaya Indonesia seperti belajar tari remo, alat musik angklung serta mencicipi pedasnya sambal ala orang Indonesia. Semoga kelak keluarga dan teman-teman bisa datang kesini bersama-sama. Sudah dulu ya..aku akan menceritakan pengalamanku setelah lulus dari Belanda next time.